Analisis Hidrodinamik Rotary Distributor Hidraulik Teknologi Ega-Sattira dan Pengembangannya untuk Irigasi Tetes-Putar

Eko Winar Irianto
*

Sari


Biofilter tetes adalah teknologi pengolahan air limbah domestik yang memiliki efisiensi pengolahan zat organik yang tinggi, tetapi kebutuhan energinya rendah. Ega Sattira merupakan gabungan teknologi antara “lahan basah buatan”  dan biofilter tetes beraerasi. Salah satu keberhasilan proses biofilter pada Ega Sattira diantaranya disebabkan oleh sistem rotary distributor yang digerakkan secara hidrolis. Analisis hidrodinamik rotary distributor hidraulik diperlukan untuk menghasilkan sistem operasi dan proses  yang lebih baik dan efisien pada Teknologi Ega Sattira. Tujuan penelitian ini adalah: 1) menganalisis dan merumuskan model hidrodinamika aliran terjadinya putaran hidrolis secara gravitasi pada teknologi Ega-Sattira; 2) memanfaatkan fenomena gerak rotary distributor sebagai alternatif teknologi irigasi tetes-putar (drip-rotary irrigation) yang merupakan bagian dari irigasi hemat air; 3) mengusulkan rancangan dasar (basic desain) sistem irigasi tetes-putar yang dapat diaplikasikan secara mudah, murah, namun efisien dalam operasi dan  pemeliharaanya. Model hasil analisis hidrodinamik menunjukkan bahwa jumlah putaran per satuan waktu berbanding lurus dengan percepatan gravitasi, tinggi muka air di tangki, koefisien friksi dan koefisien kritis aliran, tetapi berbanding terbalik dengan diameter pipa rotary distributor. Uji kalibrasi antara putaran hitung dengan putaran aktual menghasilkan persamaan Y= 0,0014X dengan r2= 0,82. Hasil formulasi tersebut dapat diterapkan untuk perencanaan sistem irigasi putar hidraulik dalam mendukung teknologi irigasi hemat air.

Kata Kunci


biofilter tetes; limbah cair domestik; analisis hidrodinamik; distributor putar; irigasi putar

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


[AMPC] Australian Meat Processor Corporation. (2014). Trickling Filter Technology for Treating Abatoir Wastewater. Sidney: GHD Pty Ltd.

Burgos, A.J., Lopes, J.S & Rodriguez, P.U. (2015). Trickling Filters for Efluent Treatment Plant of Textile Industry: Series Secondary Treatments. Coruna-Galicia, Spanyol: Universiade de Coruna.

Fitriana, N., Arianti, F.D, & Semipermas, M.N. (2016). Irigasi Tetes: Solusi Kekeringan Air Pada Musim Kemarau. Dalam I. Djatnika, M.J.A. Syah, D. Widiastoety, M.P. Yufdy, S. Prabawati, S. Pratikno, O. Luthfiyah (ed.), Inovasi Hortikultura Pengungkit Peningkatan Pendapatan Rakyat. Jakarta: IAARD Press.

Guyer, J.P. (2014). An Introduction to Trickling Filter Wastewater Treatment Plant. New York: CED Engineering, Inc.

Halliday, D., Resnick, R., & Walker, J. (2011). Principle of Physics 9th Edition - International Student Version. New York: John Wiley and Sons.

Irianto, E.W., Sudjianto, R.W., Sofia, Y, & Rinjani, R.R., (2015). Inovasi ekoteknologi daur ulang untuk perbaikan kualitas air tercemar limbah domestik menggunakan teknologi saringan tetes bertingkat dan beraerasi. Jurnal Sumber Daya Air, 11(2), 119-134.

Jenssen, P.D., Greatorex, J.M., & Warner, W. S. (Ed.) (2004). Sustainable Wastewater Management In Urban Areas. Hannover, Jerman: University of Hannover.

Lemji, H.H, & Estad, H. (2014). Performance of trickling filter for total N and total P removal with synthetic brewery in trickling filter biofilm. International Journal of Applied Microbiology and Biotechnology Research, (2), 30-42.

Lytle, D.A. (2010). U.S. Patent No. US 8,029,674 B2. Washington, DC: U.S. Patent and Trademark Office.

Marcandelli, C., A.S. Lamine, , J.R. Bernard, & G. Wild. (2000). Liquid distribution in trickle-bed reactor. Oil & Gas Science and Technology, 55(4), 407-415.

Naz, I., Ullah, W., Sehar, S., Rehman, A., Khan, Z. U., Ali, N., & Ahmed, S. (2016). Performance evaluation of stone-media pro-type pilot-scale trickling biofilter system for municipal wastewater treatment. Desalination and Water Treatment, 57(34), 15792-15805.

Rosseau, D. & Hoijmans, T. (2014). Trickling Filters and Rotating Biological Contactors: Attached Growth Process. Diperoleh November 2014, dari http://www.switchtraining.eu

Saroha, A.K., & Nigam. (1996). Trickle Bed Reactors. Reviews in Chemical Engineering, 12 (3 – 4), 207-347.

Shi, X.C., Liu, F., Ren, Y., Yang, M., Wang, D. (2010). The treatment of rural domestic wastewater with the method of trickling filter. Journal of Anhui Agricultural Sciences, 25, 13979-13980.

Techet, A.H. (2016). Introduction to Basic Principles Of Fluid Mechanics. Diperoleh 15 Maret 2016, dari http://web.mit.edu/2.016/www/handouts/2005Reading3.pdf

Tilley, E., Ulrich, L., Luethi, C., Reymond, P., & Zurbruegg, C. (2014). Compendium of Sanitation Systems and Technologies. 2nd Revised Edition. Duebendorf, Switzerland: Swiss Federal Institute of Aquatic Science and Technology.

Vianna, M,R., de Melo, G.C.B., & Neto, M.R.V. (2012). Wastewater treatment in trickling filters using luffa cyllindrica as biofilm supporting medium. Journal of Urban and Environmental Engineering, 6(2), 57-66.

Viridi, S. (2014). Fisika Dasar. Diperoleh 13 Maret 2014, dari http://125.160.17.21:5432/furusato/files/ tpb/Fisika%20Dasar/fisika_dasar.pdf

Walker Process. (2016). Rotoseal Rotary Distributor. Diperoleh Maret 2016, dari http://www.walker-process.com/pdf/prod_bio_Rotary.pdf

William, S. (2016) Energy Usage Comparison between Activated Sludge Treatment and Rotating Biological Contactor of Municipal Wastewater. Diperoleh September 2016, dari http://williams-works.com/articles/RBC%20v %20AS%20energy%20comparison.pdf


Statistik Tampilan

Sari : 713 kali
PDF : 893 kali


DOI: http://dx.doi.org/10.31028/ji.v11.i1.55-66

Hak Cipta (c) 2016 Jurnal Irigasi



Jurnal Irigasi terindeks oleh:

 

Creative Commons License

Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License. Hak Cipta Jurnal Irigasi, didukung oleh OJS.